Aceh Singkil – 22/08/2026 Pemerintah Desa Ujung, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Desa Ujung Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi forum musyawarah partisipatif untuk membahas kondisi stunting, mengidentifikasi permasalahan, serta menyusun langkah intervensi yang menjadi prioritas desa.
Rembuk Stunting tersebut menghadirkan Ibu Rahayu Ningsih dari Puskesmas Kecamatan Singkil dan Bidan Desa Ujung, Ibu Maya Hanima, sebagai narasumber. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Ujung, Elly US, S.Pd.
Dalam sambutannya, Elly US menyampaikan bahwa Rembuk Stunting merupakan forum penting bagi Pemerintah Desa bersama masyarakat dan pihak terkait untuk membahas kondisi stunting berdasarkan data yang dimiliki Kader Posyandu. Forum tersebut juga diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan dan faktor penyebab stunting, sekaligus mengevaluasi kegiatan pencegahan yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, hasil pembahasan dan kesepakatan dalam Rembuk Stunting akan menjadi bahan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Ujung Tahun 2027. Dengan demikian, program yang direncanakan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Rusli selaku Pendamping Lokal Desa Ujung Kecamatan Singkil menyampaikan bahwa pencegahan dan penanganan stunting merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas sebagai bagian dari cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
“Program pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas yang perlu diintegrasikan ke dalam dokumen RKP Desa Ujung. Selanjutnya, program yang telah disepakati dapat didukung melalui alokasi Dana Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Rusli dalam penyampaiannya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemaparan kondisi dan data stunting Desa Ujung. Data tersebut menjadi dasar dalam mengidentifikasi permasalahan serta menentukan kebutuhan intervensi yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Desa bersama kader, tenaga kesehatan dan masyarakat.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada kondisi stunting, tetapi juga mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam upaya pencegahan sejak dini. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan kondisi ibu dan anak, sementara keluarga dan masyarakat diharapkan turut mendukung pemenuhan gizi serta kesehatan anak.
Kegiatan Rembuk Stunting turut dihadiri oleh Kader Posyandu, Ibu-Ibu PKK, serta Aparatur Pemerintah Desa Ujung. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Ujung.
Melalui Rembuk Stunting Tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Ujung diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi program yang realistis, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hasil rembuk selanjutnya dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan desa, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting.
Desa Ujung tercatat sebagai desa yang ke Tiga dalam melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting di Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komitmen bersama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandudan masyarakat untuk menciptakan generasi Desa Ujung yang sehat, tumbuh optimal dan berkualitas.


Posting Komentar